Kasus DBD pada Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala Kritis yang Harus Diwaspadai

Mei Sada Sirait
Penyakit demam berdarah meningkat gegara El Nino. (Foto: Pexels)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena El Nino dan peningkatan suhu global kembali menjadi sorotan karena dinilai turut memperparah penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Kondisi ini perlu diwaspadai masyarakat.

El Nino terbukti membuat nyamuk Aedes aegypti lebih mudah berkembang biak, sehingga risiko penularan penyakit di masyarakat ikut meningkat, terutama pada anak-anak.

Ketua Satgas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Hartono Gunardi, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K), menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara perubahan iklim dan peningkatan kasus DBD di berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Setiap kenaikan suhu Bumi akan memberikan kemudahan bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Akibatnya angka kejadian demam berdarah meningkat," ujar Prof. Hartono dalam sebuah konferensi pers Takeda Ayo Bersama Cegah DBD, belum lama ini.

Lebih lanjut, Indonesia masih menanggung beban besar penyakit dengue. Bahkan, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus DBD terbesar kedua di dunia setelah Brasil.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anak Bisa Kena DBD Berkali-kali, IDAI Sarankan Vaksinasi demi Perlidungan Maksimal!

57 tahun lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

57 tahun lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

57 tahun lalu

Riset Johns Hopkins Ungkap Rokok Elektrik di Indonesia Masih Ramah Remaja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal