Jangan Kalap Makan Manis dan Gorengan saat Perayaan Natal, Ini Batas Amannya

Wiwie Heriyani
Ilustrasi makanan manis dan gorengan. (Foto: istimewa)

Ditekankan juga jenis makanan yang masuk dalam tubuh berpengaruh pada imunitas. Semisal dalam satu piring, dr Rita menyarankan isi setengahnya dengan sayuran, kemudian 2/3 dengan protein (dada ayam, tempe, tahu, telur), dan 1/3 lagi dengan karbohidat.  

Jadi bukan gorengan atau makanan manis, menurut dr Rita yang dibutuhkan tubuh adalah serat. Pasalnya hampir 80 persen imunitas tubuh bergantung dari kesehatan usus. Dan usus bisa sehat jika kandungan seratnya terpenuhi. 

“Kalau sudah banyak makanan gorengan dan manis, usahakan mengimbangi dengan serat satu porsi. Kandungan serat bisa diperoleh dari buah-buahan dan sayuran,” katanya. 

Lantas bahaya apa yang mengintai saat tubuh terlalu banyak makanan manis dan lemak?

1. Karies gigi

Penyakit paling ringan yang mungkin terjadi akibat konsumsi gula berlebih adalah munculnya karies gigi. Bakteri di dalam mulut akan mengubah kandungan gula dari makanan atau minuman yang Anda konsumsi menjadi asam. 

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serunya Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Gorengan Jadi Primadona!

57 tahun lalu

Buka Puasa Pakai Gorengan Tiap Hari, Ingat 5 Risiko bagi Kesehatan

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Orang dengan ADHD Disarankan Jangan Konsumsi Gula Berlebihan

57 tahun lalu

Makanan Manis, Musuh dalam Diam: Kenali Dampaknya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal