“Jadi dokter Myta sudah sakit semenjak tanggal 31 Maret. Jadi dokter Myta ini menyampaikan keluhannya ke dokter M yang merupakan rekan isip (internship) di tanggal 1 April,” kata Rudi.
Kondisi dr Myta terus menurun hingga 13 April 2026 yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Saat itu, dia bahkan sempat mendapat pemasangan infus usai menjalani tugas jaga malam di IGD.
“Nah, berikutnya di tanggal 11 ini dokter MAA masih jaga pagi di IGD dengan kondisi masih batuk pilek demam. Diberikan obat oleh dokter IGD demikianpun di tanggal 12. Nah, di tanggal 13 April di mana 13 April ini hari ulang tahun dari dokter MAA. Jadi, dia mendapatkan infus pasca jaga malam. Kemudian di UGD dia mendapatkan infus dipasang infus,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenkes juga memperlihatkan video saat dr Myta merayakan ulang tahunnya bersama rekan-rekannya. Dalam video itu, dr Myta tampak memotong tumpeng dengan tangan yang sudah terpasang selang infus.
Rudi mengatakan, rekan internship yang menerima voice note tersebut akhirnya bersedia menggantikan jadwal jaga dr Myta di IGD. “Ya, selanjutnya berdasarkan informasi keterangan dari rekannya, dokter A ini bersedia menggantikan dokter MAA untuk jaga di IGD,” katanya.