Infertilitas Makin Banyak Dialami Pasangan Muda Indonesia, Apa Penyebabnya?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasangan suami istri usia produktif yang berjuang untuk hamil. (Foto: Ilustrasi AI)

Pakar Endokrin dan Fertilitas Prof Budi Wiweko mengungkapkan, sekitar 35 persen kasus gangguan kesuburan justru berasal dari masalah sperma. "Justru 35 persen gangguan kesuburan itu faktor sperma," kata Prof Budi.

Menurutnya, stigma yang selama ini berkembang membuat banyak pasangan langsung memeriksakan kondisi istri ketika sulit memiliki anak, sementara pemeriksaan pada suami sering terabaikan.

Karena itu, salah satu pendekatan yang kini mulai diterapkan di layanan fertilitas adalah pemeriksaan awal pada pihak laki-laki terlebih dahulu.

"Jadi, salah satu inovasi di Klinik Yasmin, nomor satu diperiksa suaminya dulu," lanjutnya.

Di sisi lain, gangguan kesuburan pada perempuan, kata Prof Budi, paling banyak disebabkan gangguan pematangan sel telur. Kondisi tersebut umumnya ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur hingga nyeri haid berlebihan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wisata Medis IVF di Sanur Bali Jadi Kabar Bahagia Pejuang Garis Dua

57 tahun lalu

MNC Peduli Bersama Genesis IVF dan Alpha Women's Specialists Centre Ajak Generasi Muda Hidup Sehat

57 tahun lalu

MNC Life Sosialisasikan Pentingnya Asuransi di HUT Morula IVF Indonesia

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal