Ikan Sapu-Sapu Tidak Aman Dikonsumsi? Ini Kata BRIN!

Ravie Wardani
BRIN memperingatkan masyarakat untuk tidak makan ikan sapu-sapu secara rutin. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Isu penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku makanan seperti siomai kembali menjadi sorotan publik. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pun angkat bicara dan menegaskan bahwa ikan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi, terutama jika dijadikan santapan rutin.

Perbincangan ini mencuat setelah Pemerintah Kota DKI Jakarta berhasil menangkap sekitar 11 ton ikan sapu-sapu dari Sungai Ciliwung. Banyak pihak kemudian mempertanyakan kemungkinan pemanfaatan ikan tersebut sebagai bahan pangan alternatif.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Triyanto, menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu memiliki sifat bioakumulasi, yakni kemampuan menyerap dan menyimpan zat berbahaya dari lingkungan, termasuk logam berat.

"Logam berat yang terkandung di ikan sapu-sapu kalau dimakan dalam jumlah yang melebihi batas ambang amannya, itu bahaya," ujar Triyanto dalam sesi diskusi di kantornya, Kamis (30/4/2026).

Menurut dia, logam berat tersebut tidak akan hilang meskipun ikan telah diolah menjadi berbagai jenis makanan, termasuk siomay. Hal ini karena sifat logam berat yang menetap di dalam jaringan tubuh ikan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Sains
5 jam lalu

Biawak dan Berang-Berang Predator Alami Ikan Sapu-Sapu, BRIN: Jangan Ditangkap! 

Sains
6 jam lalu

Misteri Ledakan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Jakarta Terjawab, BRIN Beberkan Penyebabnya

Megapolitan
6 jam lalu

Sungai Jakarta Dikuasai Ikan Sapu-Sapu, Ini Kata Peneliti BRIN!

Sains
4 jam lalu

BRIN Ungkap Ikan Sapu-Sapu Bisa Jadi Pupuk Cair, Begini Cara Mengolahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal