Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr Andreas Ricky mengatakan, biasanya risiko cedera yang terjadi pada saat olahraga adalah area ACL yaitu peregangan berlebih atau bahkan robekan yang terjadi pada anterior cruciate ligaments (ACL), salah satu ligamen utama di lutut.
"Karena memang dari daerah penopang tubuh yang banyak mengalami cedera seperti lutut, panggul, paha, dan lutut. Biasanya cabang olahraga yang banyak rentan kebanyakan di sepakbola, futsal, dan bela diri. Kalau untuk olahraga lari dan sepeda belum terlalu banyak," kata dr Andreas.
Direktur Utama PT Welspro Inspirasi Utama dr. Agus Chairul Anab mengatakan, kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya hidup sehat semakin meningkat. Terlebih pada saat pandemi Covid-19, olahraga merupakan salah satu kunci dalam menjaga daya tahan tubuh mereka agar tetap fit dan sehat.
"Olahraga sudah menjadi trend dan lifestyle masa kini. Masyarakat bukan hanya sekadar berolahraga, tetapi mereka juga mengeksplor diri bagaimana meningkatkan health and performance balance dengan berbagai teknik olahraga yang mereka lakukan," ujar dr Agus.
Menurut dia, parameter seperti pace berlari, power, bikefitting, ukuran sepeda, sudah menjadi perbincangan umum bagi mereka yang memiliki antusiasme tinggi untuk berolahraga. Mereka inilah yang marak saat ini disebut sebagai sport enthusiasts.