Hipotermia pada Anak Bisa Berujung Kematian, Orang Tua Wajib Paham!

Muhammad Sukardi
Hipotermia pada anak sangat berisiko kematian. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kasus bayi berusia 1,5 tahun mengalami hipotermia di kawasan Gunung Ungaran, Semarang, menjadi sorotan publik. Peristiwa ini kembali membuka mata banyak pihak tentang bahaya paparan suhu dingin ekstrem terhadap anak-anak.

Pakar kesehatan sekaligus epidemiolog, dr Dicky Budiman, menegaskan bahwa hipotermia pada anak bukan kondisi sepele. Ia menyebut, dalam dunia medis, hipotermia merupakan kondisi darurat yang bisa berujung fatal bila tidak ditangani dengan cepat.

"Hipotermia itu bukan sekadar kedinginan. Ini kondisi medis serius ketika suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celsius dan bisa berkembang cepat hingga menyebabkan kematian," kata dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Senin (13/4/2026). 

Menurutnya, anak memiliki kerentanan biologis yang jauh lebih tinggi dibanding orang dewasa. Salah satunya karena rasio luas permukaan tubuh anak lebih besar, sehingga panas tubuh lebih cepat hilang.

Selain itu, sistem termoregulasi pada anak belum matang, sehingga tubuh mereka belum mampu menjaga suhu secara stabil. Kemampuan menggigil sebagai mekanisme alami untuk menghasilkan panas juga masih terbatas, ditambah cadangan energi yang lebih rendah.

"Akibatnya, anak lebih cepat mengalami kelelahan, bahkan bisa mengalami hipoglikemia yang memperparah kondisi," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Detik-Detik Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Menangis Kedinginan Dibalut Aluminium Foil

Jateng
7 jam lalu

Kronologi Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran, Diajak Mendaki Orang Tua

Destinasi
7 jam lalu

Kronologi Lengkap Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran usai Diajak Orang Tua Mendaki

Seleb
3 jam lalu

Kuasa Hukum Bantah Rossa Oplas! Ini Pernyataan Lengkapnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal