Tapi, orang tua, tim medis, maupun dokter memberi penjelasan yang sangat sederhana tentang apa yang akan dijalani.
"Sedikit diberikan pemahaman kalau dokter akan sembuhkan sakitnya dengan bantuan Allah. Anakku pun senang," cerita si ibu.
Setelah pemeriksaan pra-operasi dilakukan dan dinyatakan aman, bocil berusia 4 tahun itu pun mulai diinfus. Dijelaskan si ibu, anaknya sempat memberontak dan menyebabkan tiga kali gagal pemasangan jarum infus. Sampai akhirnya berhasil dan si ibu bilang kalau anaknya luar biasa hebat.
Sama seperti tindakan operasi lainnya, pasien disarankan untuk puasa. Hal itu juga yang dijalani anak ini. Hingga akhirnya waktu operasi pun tiba.
Menurut penuturan si ibu, anaknya masih sangat ceria, bisa ketawa-ketiwi dan bercanda dengannya. Bahkan, setelah ganti baju operasi pun masih ketawa-ketiwi.