Hati-Hati Badai Sitokin Ancam Penderita Komorbid dan Anak Muda, Begini Cara Mencegahnya 

Yan Yusuf
Petugas medis merawat pasien Covid-19. (Foto: dok iNews.id)

"Itu bisa menyebabkan radangan sitokin yang tinggi dan menyebabkan peradangan paru. Namun presentasenya tak sebesar Covid-19," katanya. 

Pada Covid-19 sendiri, dr Ceva menyebutkan hampir semua akan terjadi. Hanya saja mengenai gejalanya akan lebih variatif bergantung umur dan kondisi pasien itu sendiri. 

"Lima persen dari pasien covid akan alami kritis karena badai sitokin," tuturnya. 

Tak Diprediksi

Dr Ceva menyebutkan hingga saat ini tim medis belum bisa memprediksi pasti apakah badai ini hanya menjangkit orang tertentu atau tidak. Karena itulah, dr Ceva menyakini badai sitokin akan memapar semuanya, patokan umur tak bisa menjadi landasan apapun. 

"Kita tau anak-anak tidak kena covid ringan, makin dewasa makin terkena badai sitokin, terutama yang umurnya diatas 55 tahun lebih. Karena itu kami antisipasi lagi kepada usia lanjut," tuturnya. 

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal