JAKARTA, iNews.id – Di tengah ramainya kabar outbreak Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, menegaskan Hantavirus sebenarnya bukan penyakit baru seperti Covid-19.
Menurut Prof Tjandra, virus ini sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan pertama kali dilaporkan pada manusia sekitar tahun 1970-an di Korea.
"Hanta ini sebenarnya nama sungai di Korea Selatan pada waktu pertama kali keluar. Jadi penting dipahami, ini bukan virus baru, ini bukan seperti Covid-19. Ini sudah ada sejak 1970-an," ujar Prof Tjandra di podcast Hola Dok by Trijaya FM, Senin (11/5/2026).
Dia menjelaskan, kemungkinan virus tersebut bahkan sudah ada sebelum itu, namun baru mulai terdokumentasi secara medis pada manusia di era 1970-an. "Bukan tidak mungkin sudah ada sebelumnya juga, tapi laporan pada manusia itu mulai sekitar 1970-an," lanjutnya.
Prof Tjandra juga mengungkap bahwa banyak virus memang diambil dari nama lokasi pertama kali ditemukan. Ia mencontohkan Virus Nipah yang ternyata berasal dari nama suatu desa.