JAKARTA, iNews.id - Wabah virus Ebola varian langka Bundibugyo yang kini menyebar di Republik Demokratik Kongo (DRC), Afrika Tengah, mulai menjadi perhatian dunia. Selain tingkat kematiannya yang tinggi, virus ini juga memiliki gejala yang kerap menyerupai penyakit umum sehingga berisiko terlambat terdeteksi.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 1.000 kasus Ebola dengan sedikitnya 220 kematian terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Varian Bundibugyo diketahui menjadi penyebab utama wabah tersebut.
Menjadi pertanyaan sekarang, apa gejala khas dari infeksi Ebola varian langka ini? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
Menurut laporan Daily Mail, gejala awal Ebola varian Bundibugyo umumnya mirip flu berat. Pasien biasanya mengalami demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, tubuh lemas, hingga menggigil.
Selain itu, penderita juga dapat mengalami muntah, diare, sakit tenggorokan, dan gangguan pencernaan. Pada beberapa kasus, kondisi pasien berkembang cepat menjadi lebih parah.