"Daging kambing dan daging sapi ini kan warnanya merah. Ini dibutuhkan oleh tubuh kita karena pertama, bisa meningkatkan kualitas darah, dan dia memiliki banyak asam amino yang tidak bisa diproduksi tubuh tetapi ada di dalam daging merah," ujarnya.
Meski kaya manfaat, Menkes Budi mengingatkan masyarakat untuk tetap mengatur porsi konsumsi daging kurban. Ia menyarankan agar daging yang diterima tidak langsung dihabiskan sekaligus, melainkan dibagi menjadi beberapa porsi agar dapat dikonsumsi dalam beberapa kali makan.
"Yang satu kilo ini jangan dihabiskan semua. Dibagi saja menjadi porsi-porsi yang lebih kecil, sehingga dimasaknya bisa untuk beberapa kali," tutur Menkes Budi.
Menurutnya, pengaturan konsumsi tersebut penting agar manfaat protein dari daging kurban bisa diperoleh secara optimal tanpa berlebihan, sekaligus mendukung pola makan yang lebih sehat selama momen Iduladha.