Dokter Internsip Meninggal karena Campak, Kemenkes Percepat Vaksinasi untuk Tenaga Medis

Annastasya Rizqa
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat rencana perluasan vaksinasi campak bagi tenaga medis. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id - Kasus meninggalnya seorang dokter internsip akibat campak menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pemerintah kini mempercepat rencana perluasan vaksinasi campak bagi tenaga medis.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr Andi Saguni mengatakan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap risiko penularan di lingkungan fasilitas kesehatan.

“Menanggapi kasus yang menimpa dokter internsip, Kemenkes berkomitmen memberikan vaksinasi campak bagi seluruh peserta program internsip,” ujar dr Andi dalam jumpa pers daring, Senin (30/3/2026).

Kasus fatal tersebut menimpa dokter internsip berinisial AMW (25) yang bertugas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. AMW meninggal dunia pada 26 Maret 2026 akibat komplikasi campak yang menyerang jantung dan otak.

Dokter muda tersebut diduga terpapar virus saat menangani pasien campak pada 8 Maret. Meski mengalami demam sejak 18 Maret, dia tetap menjalankan tugasnya di fasilitas kesehatan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Waspada! Campak Sangat Mudah Menular, 1 Pasien Bisa Tularkan Virus ke 18 Orang

2 bulan lalu

Pengakuan Lengkap Pasien Campak Nonton Konser F4 di Jakarta, Dokter Murka!

2 bulan lalu

Geger! Penonton Konser F4 di Jakarta Datang saat Sakit Campak

3 bulan lalu

5 Tanda Campak pada Anak Wajib Diwaspadai Orang Tua, Ini yang Terlihat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal