Dokter Beberkan Dugaan Alur Outbreak Hantavirus, Bukan gegara Tikus di Kapal Pesiar!

Muhammad Sukardi
Hantavirus yang dilaporkan di Israel beda dengan yang sedang mewabah di kapal pesiar. (Foto: X)

JAKARTA, iNews.id - Kasus wabah Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius masih menjadi sorotan publik dunia. Namun, dokter spesialis mikrobiologi klinik dr. Ayman Alatas, Sp.MK mengungkap dugaan bahwa sumber penularan bukan berasal dari tikus yang ada di kapal pesiar.

Menurut dr Ayman, pasangan asal Belanda (patient zero) yang berada di kapal diduga sudah terinfeksi sebelum naik kapal setelah melakukan perjalanan darat selama empat bulan melintasi Argentina, Chile, dan Uruguay, wilayah yang dikenal endemik Hantavirus tipe Andes.

"Diduga mereka terpapar saat birdwatching di dekat tempat pembuangan akhir (TPA) Ushuaia, area dengan populasi tikus pembawa Andes virus," jelas dr Ayman dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (8/5/2026).

Dia menjelaskan, pasangan tersebut naik kapal pada 1 April 2026 dalam kondisi sudah terinfeksi, tetapi belum menunjukkan gejala. Hal ini sangat mungkin terjadi karena masa inkubasi Hantavirus cukup panjang, yakni sekitar 1 hingga 8 minggu.

Gejala kemudian muncul saat kapal sedang berada di tengah laut. Sayangnya, diagnosis disebut terlambat sehingga kondisi pasien memburuk dengan cepat. Situasi di kapal pesiar yang memiliki banyak ruang tertutup juga diduga memperbesar risiko penularan antarmanusia, khususnya untuk jenis Andes virus.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Nasional
18 jam lalu

Kemenkes Pastikan 2 Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif, Pasien Sembuh!

Nasional
18 jam lalu

2 Orang Indonesia Suspek Hantavirus, Ada di Jakarta dan Yogyakarta

Internasional
2 jam lalu

AS Tetapkan Status Hantavirus Darurat Level 3, Apa Artinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal