Collagen Stimulator Jadi Tren Baru Dunia Estetika, Apa Itu?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi kulit sehat dengan collagen stimulator. (Foto: Ilustrasi AI)

Di kesempatan yang sama, dr Cynthia melihat adanya perubahan tren di kalangan pasien estetika. Banyak pasien kini menginginkan perawatan yang lebih praktis dan tidak perlu terlalu sering datang ke klinik.

"Saya lihat pasien sekarang mulai lelah bolak-balik treatment. Mereka ingin hasil yang lebih panjang durasinya," ujar dia.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tidak semua orang membutuhkan treatment yang sama. Pemilihan tindakan harus disesuaikan dengan kondisi kulit, usia, kebutuhan, serta keluhan masing-masing pasien.

Jangan Berlebihan Melakukan Treatment

Di tengah maraknya tren perawatan estetika, dr Cynthia juga mengingatkan pentingnya menghindari overtreatment atau tindakan berlebihan.

Menurut dia, banyaknya treatment yang dilakukan seseorang belum tentu termasuk overtreatment selama masing-masing tindakan memiliki fungsi yang berbeda.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Minum Kolagen tapi Kulit Tetap Kusam? Ternyata Ini Penyebabnya!

57 tahun lalu

Stimulasi Kolagen Jadi Tren Baru Perawatan Kulit, Ini Kata Dokter

57 tahun lalu

Fungsi Suplemen Kolagen untuk Kulit, Benarkah Hindari Tanda Penuaan?

57 tahun lalu

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Waspadai Gejala Pembesaran Prostat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal