"Yang ketiga, kecukupan atau manajemen tidur, tidur berkualitas. Yang keempat, manajemen stres, emosional atau bahkan ada istilahnya emotional eating, nyemil, dia udah kenyang tapi pengen aja gitu," katanya.
Menurut dr Putri, menyeimbangkan keempat pilar tersebut cukup kompleks. Sebab itu, dr Putri menyarankan agar masyarakat tidak ragu untuk mencari bantuan profesional, baik dari dokter spesialis gizi maupun pelatih kebugaran (coach), guna membangun gaya hidup yang berkelanjutan.
Hal tersebut cukup krusial guna menjaga aspek psikologis seperti motivasi. Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan risiko komplikasi penyakit akibat obesitas dapat ditekan sejak dini.
"Menjaga motivasi ini yang butuh bantuan dengan tenaga medis atau tenaga yang lainnya untuk membersamai. Sehingga obesitas ini bisa kita cegah atau bahkan komplikasinya pun juga kita bisa cegah sedari dini," ujar dr Putri.