Ada jenis antibiotik yang tidak disarankan untuk penanganan infeksi saluran kemih sederhana, yaitu Ciprofloxacin, Levofloxacin, dan lainnya. Obat-obatan itu dipercaya punya risiko yang lebih besar dibandingkan manfaatnya untuk kasus infeksi saluran kemih sederhana.
"Dalam beberapa kasus seperti infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal yang rumit, dokter mungkin akan meresepkan obat Fluoroquinolone jika tidak ada pilihan obat lain," terang Mayo Clinic, dikutip Rabu (20/7/2022).
Sering kali gejala infeksi saluran kemih hilang dalam beberapa hari setelah obat antibiotik dikonsumsi pasien. Tapi, Anda tetap perlu melanjutkan pengobatan selama seminggu atau hingga obatnya habis.
"Pada kasus infeksi saluran kemih tanpa komplikasi, obat antibiotik biasanya diresepkan untuk 1-3 hari saja. Tapi, dokter tentu akan mempertimbangkan hal lain dalam meresepkan obat," tambah laporan kesehatan tersebut.
Pada beberapa kasus, dokter juga biasanya akan menambahkan obat pereda nyeri yang fungsinya untuk membuat kandung kemih atau uretra mati rasa, sehingga rasa terbakar saat buang air kecil atau pipis tidak terjadi lagi.
Itu dia cara mengobati infeksi saluran kemih. Anda perlu datangi dokter untuk mendapat tindakan yang tepat, jangan jadi dokter untuk diri sendiri karena itu bisa saja memperburuk keadaan kesehatan Anda.