BPOM Tegaskan Jangan Percaya Jamu dengan Klaim Sembuh Seketika, Ini Alasannya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi obat-obatan. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada produk jamu yang mengklaim mampu menyembuhkan keluhan kesehatan secara instan.  Sebab, jamu dan obat bahan alam pada dasarnya bekerja melalui proses biologis yang umumnya berlangsung secara bertahap, bukan memberikan efek seketika.

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Balai Besar POM Serang, Devana Ardiaty, mengatakan masyarakat perlu lebih kritis apabila menemukan produk herbal yang mengklaim hasil terlalu cepat setelah dikonsumsi.

"Ketika sebuah produk jamu memberikan hasil yang terasa terlalu instan, jangan langsung menganggapnya sebagai bukti keampuhan. Bisa jadi, justru itulah alasan untuk memastikan kembali keamanan dan legalitasnya," kata Devana dalam keterangannya, Senin (14/7/2026). 

Menurut dia, masih banyak masyarakat yang menganggap jamu dengan efek cepat sebagai produk yang paling ampuh. Padahal, kondisi tersebut justru patut diwaspadai karena bisa saja produk tersebut mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang sengaja ditambahkan secara ilegal.

Devana menjelaskan, sebagian besar konsumen sebenarnya hanya menginginkan hasil yang cepat terasa. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pelaku usaha ilegal dengan menambahkan BKO ke dalam jamu agar produknya terlihat lebih manjur dibandingkan produk herbal pada umumnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Waspada! Jamu Pegal Linu Ilegal Banyak Dicampur Parasetamol hingga Deksametason

4 hari lalu

Mengenal Obat Derivat Plasma, Terapi Penyelamat Nyawa yang Kini Akan Diproduksi di Indonesia

10 hari lalu

India Sepakat Pasok Obat Berkualitas dan Terjangkau ke RI

29 hari lalu

Amanda Manopo Jalani Pemulihan usai Melahirkan, Rajin Makan Ikan Gabus hingga Jamu Tradisional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal