Faisal menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi refleksi eratnya hubungan bilateral antara Arab Saudi dan Indonesia.
“Kegiatan ini merefleksikan dalamnya hubungan antara kedua negara di bawah pimpinan Raja Salman dan Presiden Prabowo Subianto,” tambah dia.
Dari pihak Indonesia, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyambut baik kehadiran KS Relief. Ia menyoroti masih besarnya tantangan penanganan jantung anak di Indonesia, terutama kesenjangan antara jumlah kasus dan kemampuan penanganan medis.
Dante mengungkapkan, dari sekitar 50.000 kasus kelainan jantung anak yang terdeteksi setiap tahun, hanya 5.000 kasus yang mampu ditangani akibat keterbatasan jumlah dokter spesialis dan biaya operasi yang sangat mahal.
“Sudah 260 operasi dilakukan oleh tim ini di Indonesia di Rumah Sakit Harapan Kita. Di Indonesia, kelainan jantung anak mencapai 8 dari 1.000 kelahiran. Dari 50.000 kasus, kita hanya sanggup menangani 5.000; sisanya mengantri,” ungkap Dante.