Gejala awal biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, sakit perut, hingga gangguan pada fungsi ginjal. Pada kasus berat, pasien bisa mengalami perdarahan dan gagal ginjal, tetapi angka kematiannya relatif lebih rendah dibanding strain Andes.
WHO mencatat tingkat fatalitas Hantavirus di Eropa dan Asia berkisar kurang dari 1 persen hingga 15 persen, tergantung jenis strain dan kondisi pasien.
Lalu bagaimana dengan strain Hantavirus yang mewabah di kapal pesiar? Simak beritanya sampai selesai.
Berbeda dengan strain Eropa, Andes virus yang berasal dari Amerika Selatan—terutama Argentina dan Chile—menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) atau Hantavirus Cardiopulmonary Syndrome (HCPS), yang menyerang paru-paru dan sistem pernapasan.
Ini merupakan satu-satunya jenis Hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, meski hanya melalui kontak dekat dan berkepanjangan. Inilah yang membuat wabah di MV Hondius menjadi perhatian global.