Kelima, penyakit kulit. Kontak langsung dengan air banjir yang kotor dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal-gatal, atau infeksi seperti dermatitis.
Sebab itu, diperlukan upaya perlindungan menyeluruh, mulai dari memperkuat kesiapsiagaan komunitas dan sistem peringatan dini, hingga memastikan mereka mendapatkan informasi yang tepat tentang cara bertindak selama banjir, agar dampak buruknya dapat diminimalkan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 1 Januari hingga 8 Desember 2024, banjir tercatat sebagai bencana yang paling sering terjadi di Indonesia sebanyak 962 kejadian. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Rancaekek di Kabupaten Bandung. Ketika banjir melanda, banyak rumah terendam dan aktivitas sekolah terganggu. Anak-anak, sebagai kelompok paling rentan, tidak hanya menghadapi risiko kesehatan, tetapi juga mengalami hambatan dalam mengakses pendidikan.
"Kondisi ini menegaskan perlunya membangun ketangguhan masyarakat, mulai dari kesiapan komunitas, penguatan sistem peringatan dini, hingga pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan," ujar Chief of Partnership Strategic and Program Operation, Save the Children Indonesia, Rosianto Hamid dalam keterangan persnya, Sabtu (1/2/2025).
Dia menuturkan dalam kasus bencana banjir yang melanda Rancaekek, Jawa Barat, untuk mengurangi dampak banjir bagi anak-anak, Save the Children Indonesia bersama Yayasan SHEEP Indonesia, The Korea Financial Industry Foundation (KFIF) dan Save the Children Korea, berupaya menjalankan program Ketangguhan Masyarakat Berbasis Lanskap (KMBL). Langkah ini bertujuan meningkatkan ketangguhan masyarakat melalui pendekatan lanskap dari hulu ke hilir, penguatan sistem peringatan dini, dan tata kelola pengurangan risiko bencana yang partisipatif, dengan fokus pada kelompok rentan seperti anak-anak, disabilitas, dan perempuan.