Selain itu, roti tinggi serat juga menjadi pilihan yang lebih baik. Semakin tinggi kandungan serat per sajian, semakin baik dampaknya terhadap kontrol gula darah dan rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
Roti berbahan biji-bijian utuh juga direkomendasikan karena umumnya memiliki tekstur lebih padat serta kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibanding roti olahan biasa.
Perhatikan Porsi dan Kombinasi Makanan
Selain jenis roti, porsi konsumsi juga sangat menentukan. Mengonsumsi roti dalam jumlah berlebihan tetap dapat memicu lonjakan gula darah meskipun jenisnya lebih sehat.
Para ahli menyarankan untuk mengombinasikan roti dengan sumber protein seperti telur, ayam, atau tahu. Tambahan lemak sehat seperti alpukat atau selai kacang tanpa gula juga dapat membantu menjaga gula darah lebih stabil.
Mengombinasikan roti dengan sayuran tinggi serat juga menjadi langkah cerdas. Perpaduan ini membantu memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga lonjakan gula darah dapat ditekan.
Pada akhirnya, penderita diabetes tidak perlu takut mengonsumsi roti. Yang terpenting adalah memahami bagaimana tubuh merespons karbohidrat dan membuat pilihan yang lebih bijak dalam memilih jenis, porsi, serta kombinasi makanan.