Pendekatan ini sejalan dengan prinsip hak kesehatan reproduksi, di mana setiap individu berhak memperoleh layanan medis yang memungkinkan memiliki keturunan secara aman, selama dilakukan dengan persetujuan sadar dan tanpa paksaan.
Meski memberikan harapan, surrogate tetap membawa risiko medis, seperti komplikasi kehamilan, efek hormonal, dan tekanan psikologis. Karena itu, organisasi kesehatan dunia menekankan pentingnya pengawasan medis berkelanjutan, dukungan kesehatan mental bagi surrogate, serta sistem perlindungan yang mencegah eksploitasi perempuan dalam praktik ART.
Jadi, itu dia penjelasan mengenai surrogate atau surrogacy yang dipilih Meghan Trainor untuk anak ketiganya. Semoga informasi ini bermanfaat.