Apa Itu Surrogate, Prosedur Lahirnya Anak Ketiga Meghan Trainor?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi surrogate atau ibu pengganti. (Foto: Ilustrasi AI)

Prosedur Medis yang Dijalani

Dalam praktik kesehatan, surrogacy yang paling banyak diterapkan adalah surrogate gestasional. Pada metode ini, surrogate tidak memiliki hubungan genetik dengan bayi karena embrio dibentuk di laboratorium melalui IVF, lalu ditanamkan ke rahim surrogate.

Secara medis, tahapan yang dijalani meliputi:

- Skrining kesehatan menyeluruh, termasuk pemeriksaan organ reproduksi, penyakit menular, hormon, dan kesiapan psikologis.

- Pembentukan embrio melalui IVF dengan standar laboratorium yang ketat.

- Transfer embrio yang dilakukan oleh tenaga medis terlatih.

- Pemantauan kehamilan berkelanjutan, sama seperti kehamilan berisiko rendah hingga tinggi, tergantung kondisi surrogate.

Organisasi kesehatan global menegaskan bahwa semua prosedur ART harus berbasis bukti ilmiah, dilakukan oleh fasilitas yang kompeten, dan memprioritaskan keselamatan ibu pengganti serta janin.

Alasan Kesehatan di Balik Surrogacy

Dalam konteks kesehatan masyarakat, surrogacy dipandang sebagai alternatif medis, bukan sekadar pilihan personal. Prosedur ini umumnya dipilih ketika kehamilan berisiko menimbulkan komplikasi serius, baik bagi ibu maupun bayi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Penduduk China Tak Mau Melahirkan, Biaya Hidup Anak Tembus Rp 1,2 Miliar

57 tahun lalu

Jarum Bius Caesar Sebabkan Sakit Punggung usai Melahirkan? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Selamat! Kartika Putri Melahirkan Anak Ketiga Bernama Muhammad Ali

57 tahun lalu

Selamat! Yasmine Ow Melahirkan Anak Kedua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal