JAKARTA, iNews.id - Kasus monkey malaria atau malaria monyet tengah menjadi perhatian di kawasan Asia Tenggara setelah otoritas kesehatan Malaysia melaporkan lonjakan kasus di negara bagian Sabah. Seperti apa informasi kasus ini selengkapnya?
Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, mengungkapkan hingga pekan epidemiologi ke-16 terdapat 357 kasus malaria monyet dengan satu kematian yang telah dilaporkan di Sabah. Wilayah Tawau, Ranau, dan Kudat disebut menjadi daerah dengan kontribusi kasus tertinggi.
Pemerintah Malaysia juga mengingatkan bahwa peningkatan aktivitas manusia di habitat satwa liar membuat risiko penularan penyakit zoonosis semakin besar.
Monkey malaria sendiri bukan penyakit baru. Namun, dalam beberapa tahun terakhir kasusnya semakin sering ditemukan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Indonesia.
Lantas, apa sebenarnya penyakit Monkey Malaria? Simak berita selengkapnya di artikel ini.