Angka Stunting di Indonesia Turun, Presiden Jokowi: Saya Kira Ini Tidak Cukup

Siska Permata Sari
Presiden RI Joko Widodo menyoroti permasalahan stunting di Indonesia. (Foto: Antara)

Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah fokus menurunkan angka stunting di 10 provinsi yang prevalensinya paling tinggi.

“Kita fokus saja untuk menurunkan stunting di 10 provinsi yang memiliki prevalensi stunting tertinggi,” kata dia.

Di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Gorontalo, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kaliman Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

“Akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil maupun balita di puskesmas dan posyandu ini yang harus kita pastikan tetap berlangsung. Tidak berhenti di tengah pandemi ini, yaitu pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan pemberian suplemen vitamin A bagi ibu yang menyusui dan MPASI,” kata Presiden Jokowi.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

RS Tak Boleh Tolak Pasien PBI BPJS Nonaktif, Menkes: Nanti Kita Tegur Langsung

Health
15 jam lalu

87% Dana BPJS Kesehatan Habis untuk Penyakit Kronis, Cek Kesehatan Gratis Jadi Rem!

Nasional
21 jam lalu

Miris, 1.824 Orang Kaya Masih Terima BPJS Kesehatan PBI

Nasional
3 hari lalu

PBI BPJS 120 Ribu Pasien Kronis Nonaktif, Menkes: Kalau Layanan Berhenti, Bisa Wafat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal