Menurut dia, sistem FotoFinder Automated Total Body Mapping (ATBM) Master menjadi salah satu teknologi utama dalam skrining modern. Sistem ini menggabungkan fotografi seluruh tubuh beresolusi tinggi, dermoskopi digital, serta analisis berbasis AI untuk memetakan dan memantau setiap lesi kulit secara berkala.
Pendekatan tersebut memungkinkan dokter memantau perubahan sekecil apa pun pada kulit pasien dari waktu ke waktu. Ini menjadikan potensi kanker kulit dapat terdeteksi lebih dini dan lebih akurat.
“Teknologi tersebut terutama sangat bermanfaat bagi pasien berisiko tinggi yang memerlukan pemantauan jangka panjang, bukan sekadar pemeriksaan sesekali,” katanya.