"Dua ini (kreatinin dan ureum) adalah parameter sampah dalam tubuh," kata dr Doddy.
"Jadi, yang namanya sampah itu seharusnya dibuang (dan dalam kasus ini sampah semestinya dibuang lewat) lewat kencing, lewat urin. Nah, (di kasus pemuda itu) sampahnya gak terbuang," katanya.
Kenapa bisa tak terbuang? Secara sederhana, dr Doddy menjelaskan, karena saringannya adalah ginjal bermasalah. Itu membuat sampahnya tertahan di dalam ginjal dan menyebabkan kerusakan.
Saat anamnesis, dr Doddy pun coba mengulik seperti apa kebiasaan pasien sehari-hari, termasuk menanyakan riwayat kesehatan hingga kebiasaan makan dan minum.
"Apakah ada darah tinggi?" tanya dr Doddy.
Lalu dijawab si pasien, "Ada, dok, tapi untuk sekarang aman. Dulu pernah 140."