Di kesempatan itu, Dokter Atikah juga menjelaskan bahwa efek paling sering yang terjadi dari kebiasaan minum teh pada anak adalah anemia. Ketika anak sudah mengalami anemia, pertumbuhannya terganggu yang dapat berisiko stunting, pertumbuhan otak dan otot bermasalah, tinggi badan juga tidak maksimal.
"Ketika tubuh kekurangan darah, padahal darah itu fungsinya mengikat oksigen, oksigen jadi tidak tersalurkan maksimal ke seluruh tubuh, salah satunya ke otak," kata dr Atikah.
Dengan kata lain, dr Atikah mengimbau kepada para orang tua agar tidak membiasakan memberikan teh ke anak-anak mereka. Kebiasaan minum teh setelah makan juga sebaiknya dihindari guna mencegah anemia.