Anak Bisa Kena DBD Berkali-kali, IDAI Sarankan Vaksinasi demi Perlidungan Maksimal!

Mei Sada Sirait
Ilustrasi anak diserang nyamuk DBD. (Foto: Ilustrasi AI)

"Manfaatnya bisa mengurangi angka kesakitan, mencegah infeksi dengue, dan kalaupun sakit dapat mengurangi risiko perawatan di rumah sakit serta kematian," jelas Prof Hartono.

Meski vaksinasi menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan DBD, upaya tersebut tidak bisa berdiri sendiri. Masyarakat tetap perlu melakukan pengendalian nyamuk melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN), menguras dan menutup tempat penampungan air, serta menghindari gigitan nyamuk.

IDAI mengingatkan bahwa kombinasi antara vaksinasi dan pengendalian vektor merupakan strategi yang lebih efektif untuk menekan angka kasus DBD, khususnya pada anak-anak yang masih menjadi kelompok paling rentan terdampak penyakit ini.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

57 tahun lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

57 tahun lalu

Catat! Dokter Tegaskan DBD Tak Selalu Disertai Bintik Merah

57 tahun lalu

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Waspadai Gejala Pembesaran Prostat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal