Akibatnya, seseorang tetap berisiko mengalami infeksi dengue kembali jika terpapar serotipe yang berbeda. Bahkan pada beberapa kasus, infeksi kedua atau berikutnya dapat menimbulkan gejala yang lebih berat dibanding infeksi pertama.
Lebih lanjut, Prof Hartono menjelaskan bahwa berbeda dengan infeksi alami yang hanya memberikan kekebalan terhadap satu jenis virus, vaksin dengue dirancang untuk membentuk perlindungan terhadap keempat serotipe sekaligus.
Dengan demikian, vaksinasi dapat membantu menurunkan risiko seseorang terinfeksi dengue dari berbagai jenis virus yang beredar.
"Kalau kita mendapatkan vaksinasi, kita sekaligus mendapatkan kekebalan terhadap empat jenis virus tersebut," katanya.
Selain membantu mencegah infeksi, vaksin dengue juga berpotensi mengurangi tingkat keparahan penyakit apabila seseorang tetap terinfeksi. Risiko rawat inap hingga kematian akibat DBD pun dapat ditekan.