Pada pemaparannya tersebut, dr Michael mengingatkan, jika terjadi keluhan nyeri punggung/pinggang, dialami dengan "keterlibatan" gangguan buang air kecil, buang air besar atau kelemahan gerak kaki yang progresif memberat, harus ditangani sebagai keadaan darurat dan segera ditangani dokter Medis.
"Nyeri pinggang/ punggung dapat didefinisikan sebagai keluhan medis dengan keadaaan "tidak nyaman” / nyeri yang dirasakan pada daerah mulai dari bawah tulang belakang "Thoracal" hingga pantat," kata dia.
Adapun penyebab nyeri pinggang adalah karena kompresi akar syaraf dan peradangan, kerusakan mekanis dan inflamasi tulang, perubahan degeneratif dan tulang. Selain itu ada lainnya berupa psikogenik, reffered pain / nyeri organ dalam.
Beberapa faktor risiko sebagai pencetus keluhan medis nyeri pinggang atau punggung adalah faktor kerja dan pekerjaan, gaya hidup (duduk terus menerus), kurang olahraga, bertambah usia, merokok, pelemahan otot pinggul maupun perut, faktor psikososial, stress dan kecemasan, obesitas, penyakit organ dalam, hingga penggunaan steroid kronis.
Era Teknologi Modern
Dr Michael menambahkan, pengobatan sakit pinggang dapat disembuhkan apabila mendapatkan terapi yang tepat. Bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu operasi, yaitu dengan beberapa cara dilakukan untuk meredakan rasa sakitnya, seperti mengompres area yang terasa nyeri atau sakit, mengistirahatkan pinggang dengan bantuan bantal, atau mengonsumsi obat pereda rasa sakit untuk memulihkannya.