Aksi Minum Oli Viral di Medsos, Dokter Tegaskan Berisiko Mematikan!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi oli diminum. (Foto: Ilustrasi AI)

Selain menyerang sistem pencernaan dan pernapasan, paparan zat dalam oli juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat. Dalam kondisi tertentu, seseorang bisa mengalami pusing, penurunan kesadaran, hingga gangguan neurologis akibat sifat toksik hidrokarbon.

Lebih jauh, dr Dicky mengingatkan bahwa dampak konsumsi oli tidak hanya bersifat jangka pendek. Dalam jangka panjang, paparan zat berbahaya tersebut berpotensi merusak berbagai organ vital.

"Bisa terjadi kerusakan hati, ginjal, gangguan darah karena logam berat, bahkan berisiko memicu kanker dan gangguan hormon," ujarnya.

Yang menjadi persoalan, lanjut dia, efek-efek tersebut tidak selalu muncul secara langsung. Kondisi ini kerap menimbulkan persepsi keliru di masyarakat bahwa konsumsi oli tidak berbahaya.

"Padahal kerusakan bisa terjadi diam-diam dan baru terasa saat sudah parah," katanya.

Fenomena ini tidak bisa dipandang remeh karena berpotensi menimbulkan dampak lebih luas dalam konteks kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan adanya risiko social contagion effect, yakni kecenderungan perilaku berbahaya untuk ditiru secara massal.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Minum Oli Bikin Stamina Kuat? Dokter: Sangat Menyesatkan!

Nasional
11 jam lalu

MUI Tegaskan Minum Oli Haram!

Nasional
11 jam lalu

Viral Warga Makassar Minum Oli, Klaim Pegal Linu Hilang Semua!

Health
15 jam lalu

Tanda-Tanda Tubuh Butuh Tambahan Suplemen, Jangan Diabaikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal