Ahli Farmakologi UGM Tegaskan Obat Cacing Belum Disetujui untuk Terapi Kanker

Muhammad Sukardi
Obat Ivermectin hingga saat ini belum disetujui sebagai terapi kanker. (Foto: AP)

"Penggunaan obat Ivermectin dan Fenbendazole sebagai pengobatan kanker belum disetujui dan tidak direkomendasikan tanpa konsultasi dengan dokter atau ahli onkologi," kata Prof Zullies saat dihubungi iNews.id, Rabu (15/1/2025).

Prof Zullies menegaskan, Fenbendazole dan Ivermectin memang menunjukkan potensi sebagai agen anti-kanker, tapi pada level pengujian laboratorium dan studi praklinis. "Itu pun dilakukan pada model hewan," terangnya.

Klaim potensial itu juga masih dalam tahap penelitian dan belum cukup bukti untuk mendukung penggunaannya sebagai terapi kanker pada manusia.

Fakta yang perlu diketahui bersama, kata Prof Zullies, adalah dosis yang digunakan dalam penelitian ini sering kali jauh lebih tinggi daripada dosis aman untuk manusia.

Dengan kata lain, bagi pasien kanker penting untuk tetap berpegang pada pengobatan yang telah terbukti secara klinis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Riwayat Penyakit Putri Thailand Bajrakitiyabha sebelum Meninggal Dunia, Komplikasi Parah!

57 tahun lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

57 tahun lalu

Susu Bukan Cuma untuk Balita, Ini Alasan Anak Harus Tetap Minum hingga Remaja

57 tahun lalu

BRIN dan UGM Temukan Madu dengan Potensi Antikanker dari Yogyakarta dan Sumbawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal