"Pemerintah dan BPJS harus lebih mendorong masyarakat untuk cek kesehatan gratis. Jika tekanan darah tinggi, obat harus diminum secara teratur sehingga tidak berujung pada stroke atau serangan jantung," tambah Menkes.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) digulirkan sebagai strategi untuk memutus rantai tersebut. Pemeriksaan dilakukan lebih masif agar faktor risiko teridentifikasi lebih cepat.
Ya, selama ini pembiayaan BPJS didominasi oleh penyakit katastropik yang sebenarnya bisa dicegah jika deteksi dini berjalan optimal. Karena itu, program CKG tidak berhenti pada tahap pemeriksaan, tetapi juga diarahkan pada penanganan lanjutan yang lebih disiplin.
“Melalui program Cek Kesehatan Gratis tahun ini, kami akan fokus pada tata laksana, bukan hanya pemeriksaannya. Tujuannya agar masyarakat benar-benar menjadi lebih sehat," jelas Menkes.
Namun tantangan terbesarnya ada pada tindak lanjut. Data awal menunjukkan hanya sekitar 8 persen peserta yang benar-benar melanjutkan pengobatan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan risiko penyakit. Artinya, banyak orang sudah tahu dirinya berisiko, tetapi tidak mengubah pola hidup atau tidak rutin minum obat.