71 Ribu Perempuan di Indonesia Memilih Childfree, Apa Alasannya?

Syifa Fauziah
Ilustrasi childfree. (Foto: Freepik)

Siapa Saja yang Memilih Childfree?

Perempuan yang mengejar pendidikan lebih tinggi lebih sering menunda bahkan tidak berkeinginan untuk memiliki anak, khususnya mereka yang menempuh S2 atau S3. Meningkatnya persentase perempuan childfree lulusan perguruan tinggi di Indonesia mengindikasikan adanya asosiasi yang kuat antara level pendidikan tinggi dengan paradigma baru kepemilikan anak.

Dari SUSENAS 2022, sekitar 57 persen perempuan childfree ternyata tidak terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi. Jadi, faktor ekonomi memang tidak dipungkiri sebagai salah satu penentu keputusan hidup tanpa anak.

Sementara, para childfree yang sibuk bekerja, sebagian besar dari mereka terlibat aktif di sektor perdagangan. 

Berita baiknya adalah lebih dari 80 persen perempuan childfree sudah menempati rumah milik sendiri di tengah menanjaknya harga properti.

Dalam jangka pendek, perempuan childfree dapat dikatakan meringankan beban anggaran pemerintah karena subsidi pendidikan dan kesehatan untuk anak menjadi berkurang. Namun dalam jangka panjang, perempuan childfree ini akan menua tanpa keluarga.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal