4. Attapulgite
Attapulgite adalah obat diare yang bekerja dengan menyerap sejumlah besar bakteri dan racun. Obat yang bisa diperoleh tanpa resep dokter ini juga sanggup mengurangi frekuensi BAB dan memadatkan feses yang terlalu encer. Attapulgite juga bermanfaat meredakan kram perut akibat diare, lo.
5. Suplemen Probiotik
Suplemen probiotik selama ini dikenal untuk membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Siapa sangka, suplemen probiotik juga bisa jadi pengobatan yang ampuh untuk meredakan gejala diare. Probiotik alias bakteri baik dalam suplemen bisa membantu meningkatkan jumlah bakteri baik sehingga dapat menyeimbangkan jumlah bakteri yang hidup pada saluran usus. Kendati demikian, belum ada penelitian yang mengkaji secara langsung khasiat suplemen probiotik dalam mempercepat pemulihan diare. Sehingga, dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi manfaat suplemen probiotik satu ini.
6. Alosetron
Jika kamu menderita sindrom iritasi usus (IBS), mungkin kamu sudah tidak asing dengan alosetron. Alosetron biasanya dipakai untuk mengobati gejala utama IBS berupa diare pada wanita. Obat diare dewasa ini kerap digunakan untuk pasien IBS parah yang tidak merespon terapi lain.
Alosetron bekerja dengan menghalangi aksi serotonin di usus yang menyebabkan sistem usus menjadi terlalu aktif. Dengan begitu, gejala lain seperti kram perut dan diare akibat IBS bisa dikurangi.
7. Antibiotik
Beberapa dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk diare yang disebabkan oleh bakteri atau parasit.