JAKARTA, iNews.id – Memasuki bulan Ramadan, perubahan pola makan dan jam istirahat sering membuat banyak orang tanpa sadar melakukan kebiasaan yang kurang tepat saat berpuasa. Mulai dari minum berlebihan saat sahur hingga langsung rebahan setelah makan, semua itu kerap dianggap sepele padahal bisa berdampak pada kondisi tubuh.
Seorang influencer dan perawat, Rizal yang aktif membagikan edukasi kesehatan di media sosial X mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengatur asupan dan aktivitas selama puasa. Melalui unggahannya, dia merangkum sejumlah kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar tubuh tetap bugar sepanjang Ramadan.
Berikut tujuh kebiasaan buruk saat puasa Ramadan yang perlu dihindari:
1. Minum Teh atau Kopi saat Sahur
Banyak orang terbiasa mengonsumsi teh atau kopi saat sahur agar terasa lebih segar. Namun, minuman berkafein bersifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat keluar dan berisiko membuat tubuh mudah haus saat menjalani puasa di siang hari. Jika ingin tetap terhidrasi, air putih tetap menjadi pilihan utama saat sahur.
2. Minum Terlalu Banyak Saat Sahur
Sebagian orang berpikir minum sebanyak-banyaknya saat sahur bisa menjadi “tabungan” cairan selama berpuasa. Padahal, tubuh memiliki batas dalam menyerap cairan dalam satu waktu.
Jika dikonsumsi berlebihan, air justru akan lebih cepat dikeluarkan melalui urine. Kondisi ini bisa membuat tubuh terasa kembung, tidak nyaman, bahkan lemas karena ketidakseimbangan cairan.
3. Langsung Tidur Setelah Sahur
Kebiasaan rebahan atau tidur setelah makan sahur juga sering dilakukan karena rasa kantuk. Padahal, posisi berbaring setelah makan dapat meningkatkan risiko asam lambung naik.
Proses pencernaan menjadi kurang optimal ketika tubuh langsung dalam posisi horizontal. Sebaiknya beri jeda waktu sekitar 30–60 menit sebelum kembali tidur agar makanan tercerna lebih baik.