"Nanti dilakukan pemeriksaan hemoglobin, kemudian tekanan darah juga. Jadi bisa diketahui apakah ada faktor-faktor risiko tertentu," ujar Haliza.
2. Membantu Deteksi Penyakit Menular
Darah yang telah didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Sebelum digunakan, darah akan melalui serangkaian pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi berbagai penyakit menular.
Apabila ditemukan indikasi penyakit tertentu, pihak rumah sakit akan menghubungi pendonor agar dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
"Saat darahnya sudah diproses, nanti kami akan memberikan informasi kepada pendonor jika ada penyakit menular. Jadi itu juga menjadi salah satu manfaatnya," jelasnya.
3. Memacu Pembentukan Sel Darah Baru
Setelah donor darah, tubuh akan mengganti volume darah yang hilang dengan memproduksi sel darah baru. Proses regenerasi ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga keseimbangan dan fungsi sirkulasi darah.