2. Demam Berulang Tanpa Sebab Jelas
Demam yang sering muncul tanpa adanya infeksi yang jelas dapat menjadi tanda gangguan pada sistem imun. Gejala ini umumnya terjadi berulang dalam periode tertentu.
3. Nyeri Sendi dan Otot
Beberapa jenis autoimun memicu peradangan pada sendi dan otot. Anak bisa mengeluh nyeri saat bergerak, bahkan mengalami pembengkakan di area tertentu.
4. Ruam atau Perubahan pada Kulit
Munculnya ruam, bercak kemerahan, atau perubahan kondisi kulit dapat menjadi salah satu indikasi autoimun. Pada beberapa kasus, ruam muncul setelah terpapar sinar matahari.
5. Gangguan Pencernaan
Autoimun juga bisa menyerang sistem pencernaan. Gejalanya meliputi diare berkepanjangan, sakit perut, hingga penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.
Orang tua diimbau tidak mengabaikan gejala-gejala tersebut. Jika anak menunjukkan tanda mencurigakan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Deteksi dini sangat penting untuk membantu mengontrol penyakit autoimun. Melalui penanganan yang tepat, anak tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara optimal.