Endometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di luar rahim, seperti ovarium dan tuba falopi. Hubungan seksual yang dilakukan selama menstruasi mungkin menjadi faktor risiko terjadinya kondisi ini.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Maedica: A Journal of Clinical Medicine menjelaskan hal ini.
Menurut penelitian tersebut, individu yang sulit memiliki keturunan (infertil) dan sering atau terkadang berhubungan seks selama menstruasi memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami endometriosis.
Endometriosis dapat memengaruhi kualitas hidup dan bahkan dapat menyebabkan infertilitas jika tidak ditangani dengan cepat. Namun, tidak perlu khawatir, terdapat perawatan yang dapat membantu mengatasi kondisi ini.
Salah satu bahaya dari berhubungan intim saat menstruasi adalah risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Bunda mungkin berpikir bahwa berhubungan seks selama menstruasi aman dan tidak akan menyebabkan kehamilan.
Namun, selama melakukan penetrasi, masih ada kemungkinan untuk hamil. Jika siklus menstruasi Bunda lebih pendek (antara 21 hingga 24 hari) dan berhubungan seks menjelang akhir masa menstruasi, ada kemungkinan untuk hamil. Sperma dapat bertahan hidup di dalam vagina hingga lima hari, sehingga kehamilan masih dapat terjadi.
Demikianlah, ulasan tentang bahaya berhubungan saat haid yang sering diabaikan.