Langkah Riski asal Cicalengka Terhenti di Top 6 Cahaya Muda Indonesia

Muhammad Sukardi
Riski asal Cicalengka tereliminasi dari panggung Cahaya Muda Indonesia. (Foto: iNews)

Sementara itu, Habib Muhammad Syahab menyoroti performa Riski yang terlihat kurang bertenaga. Menurutnya, penyampaian dakwah tidak hanya soal isi, tetapi juga energi dan kekuatan ekspresi agar pesan dapat tersampaikan secara maksimal.

Tak hanya dari dewan juri, bintang tamu Fairuz A Rafiq juga memberikan perhatian khusus pada aspek konsistensi. Dia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam memilih tema agar tetap relevan, kuat, dan tidak kehilangan fokus utama dakwah.

Dibandingkan peserta lain yang tampil lebih stabil dan energik, penilaian Riski belum cukup untuk mengamankan posisi di lima besar. Keputusan tersebut membuat langkahnya harus terhenti di babak enam besar.

Meski demikian, perjalanan Riski di ajang ini meninggalkan pelajaran berharga. Setiap kritik dan masukan dari para juri menjadi bekal penting untuk pengembangan diri ke depan. 

Bagi Riski, panggung Cahaya Muda Indonesia bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang belajar untuk terus memperbaiki kualitas dakwah dan memantapkan langkah di masa mendatang.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dari Wajan Pecel Lele ke Panggung Dakwah, Mampukah Kembar Rois Rous Tembus Top 5 Cahaya Muda Indonesia?

57 tahun lalu

Ridho Ardesan asal Tangerang Tereliminasi dari Cahaya Muda Indonesia, Evaluasi Juri Jadi Bekal Berharga!

57 tahun lalu

Agil Sulthon, Dai Multitalenta asal Sarolangun Bersinar di Cahaya Muda Indonesia

57 tahun lalu

Mahasiswa Unsoed Antusias Jadi Reporter di Booth iReporter iNews Campus Connect

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal