Akibat beban berat ditumpu oleh punggungnya, Randy mulai merasakan keluhan nyeri yang awalnya ia kira berasal dari tulang belakang, namun ternyata titik masalahnya ada pada bagian belikat.
"Ada satu momen ketika syuting, sudah 50% something, ternyata memang ada keluhan di punggung. Saya pikir tulang belakang, ternyata belikat," kata Randy Martin.
Lebih lanjut, aktor berusia 27 tahun ini menjelaskan bahwa tim medis yang memeriksanya menyebut kondisi itu terjadi akibat kelelahan otot yang ekstrem. Meskipun tidak sampai mengalami robekan otot yang parah, namun penggunaan otot berlebihan atau 'over-used' membuat aktivitas geraknya menjadi sangat terbatas dan menyakitkan.
"Jadi, memang ada 'muscle soreness' ya istilahnya. Mungkin dia tidak sobek, tapi over-used," ucap Randy Martin.
Beruntung, pihak Hitmaker Studios selaku rumah produksi sangat sigap dalam menangani kondisi kesehatan para pemainnya. Randy langsung mendapatkan perawatan intensif dari seorang fisioterapis profesional agar cederanya tidak semakin parah.