5 Tahun Produksi Film Pelangi di Mars, Tim Belajar Teknologi dari Nol

Abdul Haris
Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava, berbicara proses panjang pembuatan karyanya dalam Gala Premiere di Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Foto: iNews/Abdul Haris)

JAKARTA, iNews.id – Produksi film Pelangi di Mars memakan waktu panjang hingga lima tahun dengan penggunaan teknologi Extended Reality (XR) dan metode produksi hybrid.

Film Pelangi di Mars disutradarai Upie Guava dan diproduksi Mahakarya Pictures bersama MBK Productions. Proyek tersebut juga didukung Produksi Film Negara (PFN), RANS Entertainment, Guava Film, DossGuavaXR Studio, serta A&Z Films.

Cerita film ini berlatar masa depan pada tahun 2090 dan mengikuti kehidupan seorang anak yang menjadi manusia pertama yang lahir di Planet Mars.

Riset proyek tersebut dimulai sejak awal 2020. Film ini menjadi produksi dengan anggaran terbesar yang pernah dikerjakan Mahakarya Pictures.

Proses syuting menggunakan metode hybrid yang menggabungkan pengambilan gambar nyata dengan lingkungan virtual tiga dimensi.

Teknologi Extended Reality digunakan untuk memproyeksikan latar Planet Mars yang dibuat menggunakan perangkat lunak Unreal Engine ke layar LED besar di studio DossGuavaXR.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Film
4 jam lalu

Di Balik Film Pelangi di Mars, Ada Misi Besar untuk Masa Depan Anak Indonesia

Film
28 hari lalu

Film Anak Lokal Naik Level! Pelangi di Mars Hadirkan Petualangan XR Penuh Imajinasi

Film
1 tahun lalu

Film ZANNA: Whisper of Volcano Isle Terinspirasi dari Kupu-Kupu, Sarat Makna Edukasi

Film
1 tahun lalu

Gala Premiere Film ZANNA: Whisper of Volcano Isle, Hadirkan Malam Penuh Keajaiban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal