Dari hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, korban terlihat tergeletak di lantai setelah terkena tembakan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
Petugas juga menemukan satu luka tembak di bagian perut kanan korban saat pemeriksaan luar jenazah dilakukan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat luka tembak tersebut.
Kasus penembakan antaranggota TNI ini kini ditangani Denpom TNI AD Palembang. Pihak keluarga korban juga telah menerima informasi terkait insiden tersebut.
Kapolsek IB I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya keributan yang berujung penembakan itu.
“Benar, ada korban meninggal dunia. Untuk penanganan lebih lanjut silakan konfirmasi ke Denpom,” ujarnya.
Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania mengatakan pihak Denpom II/4 Palembang bergerak cepat usai menerima laporan kejadian hingga berhasil mengamankan para terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.
“Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Pomdam. Kurang dari 24 jam para tersangka berhasil diamankan,” ujar Yordania, Minggu, 17 Mei 2026.
Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan Sertu MRR yang diduga sebagai pelaku utama penembakan. Oknum anggota TNI tersebut diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara Palembang.
Selain itu, aparat juga menangkap seorang warga sipil berinisial DS yang diduga berperan menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan.