|MAKASSAR, iNews.id - Bripda Dirja Pratama tewas diduga dikeroyok senior di barak Polda Sulawesi Selatan. Bintara muda yang baru setahun menjadi polisi tersebut meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Daya, Kota Makassar, Minggu (22/2/2026).
Kematian anggota Direktorat Samapta Polda Sulsel tersebut memicu duka mendalam keluarga. Dugaan penganiayaan muncul setelah keluarga melihat darah keluar dari mulut korban.
Bripda Dirja Pratama diketahui baru lulus pendidikan Polri tahun 2025 dan belum genap setahun bertugas. Dia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan ternyata anak polisi aktif di Polres Pinrang.
Jenazah Bripda Dirja Pratama diautopsi oleh Biddokkes Polda Sulsel sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Pinrang. Proses pemulangan dilakukan menggunakan ambulans dengan pengawalan mobil patroli polisi.
Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka lebam di bagian perut, dada, dan leher. Selain itu, mulut korban mengeluarkan darah yang membuat keluarga mempertanyakan penyebab pasti kematiannya.