“Itulah yang mau dicari tahu, apakah ada dugaan korban dianiaya seniornya. Ada darah keluar dari mulutnya,” ujar Aipda M Jabir di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Senin (23/2/2026).
Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, mengaku sangat terkejut. Dia menyebut komunikasi terakhir dengan anaknya tidak menunjukkan tanda-tanda sakit serius.
"Saya akan menempuh proses hukum untuk meminta keadilan. Bila ada penganiayaan, kami serahkan ke penyidik Polda Sulsel untuk mengungkap tuntas siapa pelaku penganiayaan," katanya.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Sementara permasalahan masih dilakukan proses pemeriksaan atau pendalaman lebih lanjut. Perkembangan akan kami sampaikan,” kata Kombes Didik.