“Untuk pertama kali dalam hidupnya merasa stabil, pekerjaan tetap, kena perkara ini. Nah, itu yang justru lebih menyedihkan buat saya,” sambungnya.
Setelah keluar dari tahanan, Tom Lembong berjanji akan memperjuangkan keadilan bagi mereka yang mengalami nasib serupa. Ia juga mendukung penuh wacana pemberian grasi yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto di awal pemerintahannya.
"Maka saya kan juga bilang bahwa saya mendukung penuh ya wacana yang dilontarkan Pak Presiden Prabowo di awal-awal pemerintahan beliau untuk memberikan grasi kepada kira-kira 44.000 narapidana," ujarnya.
Menurut Tom, banyak orang di dalam penjara seharusnya tidak berada di sana karena hukuman mereka terlalu berat atau bahkan karena mereka tidak bersalah. Situasi ini, lanjutnya, sangat mengganggu kehidupan keluarga mereka dan merugikan perekonomian bangsa karena banyak dari mereka adalah usia produktif.
Dalam wawancara tersebut, Tom Lembong juga menceritakan hubungannya dengan mantan Presiden Joko Widodo. Ia mengaku pertama kali bertemu Jokowi saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2013 dan kemudian menjadi penasihat ekonomi serta penulis pidato.