Pemerintah Indonesia saat ini melakukan negosiasi dengan berbagai pihak agar kapal Pertamina bisa keluar dari kawasan tersebut dengan aman.
Selain langkah diplomasi, pemerintah juga menyiapkan skenario alternatif untuk menjamin pasokan minyak mentah nasional.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah sudah mencari sumber minyak mentah dari negara lain untuk menggantikan pasokan yang biasanya berasal dari Timur Tengah.
Langkah tersebut dilakukan dengan mengalihkan sebagian impor minyak mentah ke negara lain seperti Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain di luar Timur Tengah.
Pemerintah memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu ketahanan energi nasional. Pasokan minyak mentah dan bahan bakar dalam negeri masih dinilai aman.
Pertamina juga terus memantau posisi kapal serta memastikan keselamatan awak kapal yang berada di kawasan Teluk.
Situasi di Selat Hormus masih berkembang dan pemerintah Indonesia terus memonitor dinamika geopolitik di Timur Tengah untuk memastikan distribusi energi nasional tetap terjaga.