Data terbaru menunjukkan sekitar 200 hingga 700 spesialis Rusia terlibat dalam berbagai tahap pembangunan fasilitas tersebut, termasuk unit reaktor baru yang sedang dikerjakan.
Para ahli tersebut bekerja pada proyek pembangunan unit tambahan yang menjadi bagian dari ekspansi PLTN Bushehr di selatan Iran.
Presiden Putin disebut terus memantau langsung keamanan dan keberlangsungan proyek, termasuk kondisi para pekerja Rusia di lapangan.
Rusia juga menegaskan proyek ini berada dalam kerangka energi sipil, bukan untuk tujuan militer, sesuai kerja sama jangka panjang dengan Iran.
Selain itu, Moskow dan Teheran juga telah memperluas kerja sama hingga rencana pembangunan reaktor tambahan di masa depan.